You need to enable javaScript to run this app.

Juknis Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis Penerapan EDM dan E-Rkam

  • Jum'at, 04 September 2020
  • Admin IT MI Al-Hikmah
  • 0 komentar
Juknis Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis Penerapan EDM dan E-Rkam

Juknis Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis Penerapan EDM dan E-Rkam - Proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairsfor Improved Quality of Education –selanjutnya disebut Realizing Education’s PromiseMadrasah Education Quality Reform (REP MEQR) (IBRD 8992-ID) bertujuan untuk meningkatkan mutu pengelolaan dan layanan pendidikan madrasah dalam binaan Kementerian Agama. 

 
Juknis Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis Penerapan EDM dan E-Rkam
 
Proyek ini dilaksanakan dalam waktu lima tahun, dimulai pada awal tahun 2020 dan berakhir pada tahun 2024 dengan pembiayaan dari Bank Dunia. Proyek ini akan dilaksanakan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Proyek REP-MEQR terdiri atas empat komponen proyek yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan sistem pengelolaan pendidikan di Kementerian Agama. 

Keempat komponen tersebut adalah:

  • Komponen 1
Penerapan Sistem e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah Berbasis elektronik) secara nasional dan Pemberian Dana Bantuan untuk Madrasah;
  • Komponen 2
Penerapan Sistem Penilaian Hasil Belajar seluruh Peserta Didik Kelas 4 MI secara sensus nasional;
  • Komponen 3
Kebijakan dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk Guru, Kepala Madrasah, dan Tenaga Kependidikan Madrasah; dan

  • Komponen 4
Penguatan Sistem untuk mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan.
 
Salah satu kegiatan penting yang menjadi fokus Proyek ini adalah Penerapan Sistem e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah Berbasis elektronik) secara nasional dan Pemberian Dana Bantuan untuk Madrasah. Ini merupakan Komponen 1 dari 4 komponen kegiatan yang
dilakukan proyek ini sebagaimana dijelaskan di atas. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa saat ini belanja anggaran pendidikan di Kemenag belum sepenuhnya efisien, mengingat terbatasnya data tentang penggunaan dana BOS dan sumber dana lainnya, minimnya monitoring, keterbatasan informasi tentang capaian Standar Nasional Pendidikan (SNP). Sampai saat ini, Kemenag belum memiliki data tentang penggunaan BOS dan bagaimana BOS sebagai sumber utama pembiayaan pendidikan di madrasah berkontribusi terhadap pencapaian SNP di masing-masing madrasah.
 
Selengkapnya tentang Juknis Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis Penerapan EDM dan E-Rkam ---------------------DOWNLOAD DISINI----------------------
Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Abdulloh Mahrus, S.Pd

- Kepala Madrasah -

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas karunia dan hidayah-Nya, sehingga kita semua dapat membaktikan segala hal...

Berlangganan
Jajak Pendapat

Apakah Website MI Al-Hikmah Selalu Up Date Seputar Informasi Kegiatan Madrasah ?

Hasil
Banner